Bani Saleh: Ramadhan-Cerdas dengan Ilmu, Silaturrahmi, dan Doa
Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan cahaya, keberkahan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia hadir sebagai tamu agung yang mengingatkan manusia akan pentingnya kembali kepada Allah dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Dalam suasana kebersamaan, terutama ketika keluarga berkumpul untuk berbuka puasa, tausiah menjadi lentera yang menuntun setiap hati untuk merenungkan makna kehidupan. Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk menata ulang niat, memperbaiki amal, dan menghidupkan kembali kesadaran bahwa hidup ini hanyalah perjalanan menuju Allah. Di sinilah tausiah yang disampaikan oleh Datuak Majo Nan Sati menemukan relevansinya, menjadi pengingat bahwa ilmu, semangat, silaturrahmi, kekompakan, dan doa adalah bekal utama dalam menapaki jalan menuju ridha-Nya. Ramadhan datang sebagai tamu agung yang mengingatkan manusia akan pentingnya kembali kepada Allah dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Dalam suasana buka puasa...