Postingan

Sosialisme Amfat Es Dot Fil Dalam Sorotan

Gambar
AMFAT: BUJANG BENCI-BENCI TAPI RINDU DARI KAMPUNG PAYA Oleh: Ikhwanul Muslimin Amfat Es Dot Fil, begitu namanya terpampang pada salah satu platform aplikasi media sosial. Tak begitu jelas nama aslinya. Ada yang memanggil Muchtar, ada juga selayang terdengar namanya Mahdi. Dalam semua ketidakjelasan tersebut nama Amfat nampaknya lebih familiar ditelinga lover maupun heternya. Lahir dari keluarga petani, membuat dia sangat bersahabat dengan kehidupan kalangan bawah. Indikator-indikator masyarakat desa telah sangat dipahami oleh pria yang masih melajang ini. Katanya bahkan kecerdasannya saat ini diperoleh karena memakan eungkot krung yang dicarikan ayahnya. Amfat kecil menamatkan sekolah seperti banyak anak di Aceh Barat Daya. Keputusan besarnya diambil saat memutuskan melanjutkan sekolah lanjutan atasnya ke Kuta Raja. Tak banyak orang yang tau, dia menghabiskan malamnya dalam kain perca tempat dia belajar kemandirian dengan menjahit. Sampai tulisan ini dirilis, tak jela...

Laut China Selatan dan Natuna

Gambar
Bertemu dengan seorang teman yang kebetulan beliau adalah tenaga pengajar (dosen) di salah satu perguruan tinggi. Sebagai dosen yang terlibat langsung sebagai pengelola akademik di Fakultas . Persoalan pertama yang beliau utarakan menyangkut dengan potensi akademik yang harus selalu ditingkatkan. Tentunya,   Mengingat kemampuan baca mahasiswa semakin meningkat yang ditunjang oleh arus informasi yang begitu cepat. Jika seorang tenaga dosen diperguruan tinggi kalah cepat dalam membaca arus informasi baru, maka kondisi seperti ini akan memperlambat kemampuan skil tenaga pengajar .   B ukan hannya memper lambat, bahkan tinggal sekalipun. Perkembangan tehnologi informatika yang begitu sangat terbuka hari ini. Menjadikan keterbukaan pengetahuan seamkin terbuka dan sangat dekat dengan manusia. Bayangkan ada jutaan bacaan bisa diakses langsung lewat putaka digital yang dipegang masing-masnig individu. Keluhan tenaga pengajar di perguruan tinggi yang disibukkan dengan peng...

Al-Ganiyyu Mughnii: Tuhan Maha Kaya

Gambar
Al-Ghaniyyul Mughni , berada pada urutan yang ke dua puluh delapan dan dua puluh sembilan dalam Asmaul Husna . Kedua sifat tersebut merupakan sifat ketuhanan , yang mana   posisinya berurutan. Artinya , Tuhan yang maha kaya dan lagi maha memperkaya makhluknya. Kekayaan yang dimiliki oleh Tuhan semesta alam merupakan kekayaan yang tidak terbatas jumlahnya. Sementara kekayaan yang dimiliki oleh makhluknya sifat dan jumlahnya sangatlah terbatas. Tuhan memperkaya hambanya dengan caranya sendiri. Bagaimana kekayaan itu bisa diraih oleh manusia , bukan sesuatu yang sulit bagi Tuhan untuk mewujudkannya. Beragam cara Tuhan memb agikan kekayaan dengan ber macam bentuk keahlian yang Tuhan tanamkan dalam diri seseorang. Awal bagaimana Tuhan membagikan rejeki kepada hambanya dengan menciptakan bermacam ragam dan latar kehidupan manusia itu sendiri. Baik ragam bangsa, ragam suku, ragam ras, ragam agama, ragam benua, ragam negara, ragam daerah, ragam komunitas, ragam organisasi, ra...

AKU

Gambar
Aku dengan jiwa dalam genggaman-Nya Aku Bagaikan ruh yang terpenjara Aku ingin melepaskan genggaman itu Aku bagaikan gerak tanpa suara Aku dengan rasa yang ditancapkan dalam jiwa Aku bagaikan angin menghempas pantai  Aku ingin menggemuruhkan suara lantang Aku ingin membakar daun kering kayu gaharu Aku dengan amarah yang mengalir di dalam darah Bagaikan api yang membakar kayu Aku seperti kehilangan jejak dalam genggaman-Nya Aku dan tumpukan jati yang dilalap api Aku kehilangan ruh dikala waktu menghampiri Aku dengan perasaan yang hilang Aku seperti kehilangan rasa di kala alam menyapa Aku seperti kehilangan cinta di setiap amarah Aku dengan alam yang menyapa meminta kasih  Aku kehilangan waktu di pagi hari Aku kehilangan berkehendak bagaikan jabbariyan Aku kehilangan waktu tanpa keseimbangan Aku kehilangan masa bersama jiwa  Aku sepeti binatang jalang tanpa arah tujuan Aku kehilangan malam bersama embun  Aku kehil...

Membaca Tanpa Makna Karena Iqrak Yang Hilang

Gambar
Iqrak bukan membaca teks yang tertulis, melainkan memahami yang tidak tertulis. Membaca yang tertulis kata perintahnya bernarasi uktub. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Iqrak dan uktub merupakan dua kata yang berasal dari akar suku kata yang berbeda. Iqraq berasal dari kata "QARA A" dan ukhtub berasal dari akar suku kata "KATABA", keduanya bermakna membaca, namun outputnya berbeda. Iqraq merupakan bacaan yang mertodologi sementara ukhtub bacaan teks yang terisi. Tidak begitu sulit bagi kita untuk membaca yang tertulis dibuku. Dan tidak juga mudah untuk memahami sesuatu yang tidak tertulis dalam bentuk kata. Orang yang sekedar membaca sesuatu yang tertulis dengan kata, hannya meleraikan ungkapan saja. Berbeda membaca dengan pehaman narasi iqrak, bukan hannya sekedar membaca teks tertulis saja, namun mampu mengekplorasikan bacaannya dalam bentuk ekspresi jiwa. Menjawab setiap masalah yang tersurat cukup dengan narasi uktub. Personal seper...

Filosofi Palu Melihat Paku

Gambar
Filosofi palu memukul paku sebuah aktifitas yang tidak berimbang. Tekanan pukulan dengan daya tahan paku sangatlah berbeda. Gaya palu memukul paku adalah prilaku bar-bar. Memahami masalah seperti palu melihat paku merupakan tindakan yang tidak bersahabat dan sangat lah egois. Main pukul , main tokok, menghantam menekan, intervensi, kejam, tidak ber adab, memaksa. Prilaku dan sikap seperti palu melihat paku harus dihindari. Prilaku tersebut bukanlah sikapnya orang beriman. Hindarilah sikap seperti palu bertemu dengan paku, main pukul sembarangan. Apalagi hannya sekedar menempelkan paku untuk mengikat papan yang sudah dimakan rayap dan tega memukul dengan keras, sampai paku tidak kelihatan lagi, bahkan pakunya bengkok. Akhirnya, palunya rusak pakupun patah.   Memahami masalah dalam berbagai aspek kehidupan harus disikapi dengan bijaksana. Memahami ilmu harus dengan metode keilmuan. Memahami agama harus dengan dalil keagamaan. Memahami budaya harus dengan metode k...

Hamba dan Ketuhanan dalam Sorotan Anomali

Gambar
Ateis tidak pernah menyerah untuk mencari Tuhan, sementara mukmin berhenti dalam kepasrahan, dan para failosuf masih belum  utuh mencapai kebenaran. Ishlah berfikir manusia sangat sulit untuk ditegakkan. Bukan membela Islam yang harus dipikirkan. Melainkan dirimu sebagai hamba yang harus dibela oleh kehadiran Islam. Dan Islam bertanggung jawab atas pembelaan terhadap manusia dengan ajaran yang terkandung di dalamnya. Islam tidak butuh pembelaan manusia. Sebelum manusia ada Islam sudah hadir bersamaan hadirnya waktu.  Ada beberapa kata hamba yang disebutkan Tuhan di dalam Alquran. Di sini penulis hannya mengutip kata hamba yang terdapat dalam surat Al-Furqan ayat 63 sebagai hamba yang berperan dalam menciptakan keharmonisan hubungan antara sesama manusia dan Tuhan. وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا Artinya “ dan hamba-hamba Tuhan yang maha penyayang itulah orang-orang yang berjalan di...