Postingan

Abdya: Daratan tidak Lagi Dibutuhkan, dan Elit Lintah Darat yang Lupa Daratan

Gambar
  Berjalannya praktik politik lupa daratan. Aceh pasca perdamaian dengan anggaran yang melimpah dari kompensasi perang, dan hibah bencana alam masyarakat dunia belum membawa kesejahteraan signifikan bagi masyarakat Aceh secara keseluruhan, begitu juga dengan Aceh Barat Daya. Abdya bentangan daratan tidak lagi dibutuhkan oleh masyarakat kepulauan, sementara pemimpin yang dilantik dalam sekejap lupa daratan. Mental lintah darat yang hidup di kubangan kekuasaan terus bernafas dengan nafsu serakahnya. Dilantiknya pemimpin baru tidak menjamin terwujudnya kesejahteraan. Sejatinya kekuasaan tujuan utamanya adalah mengantarkan kesejahteraan untuk umat manusia. Perangkat kekuasaan yang diperoleh era demokrasi terbuka menyisakan problem baru. Konflik politik tidak dapat dihindari. Konflik politik ini menjadikan masyarakat terbelah. Terbelah tidak hanya saat pemilihan melainkan juga terjadi setelah pelaksanaan pilkada dikarenakan kepentingan politik elit. Fitrah manusia, secara sosiologi berb...

Mindset: Optimis, Pesimis, dan Realistis

Gambar
  Optimisme berlebihan melahirkan kesombongan, keangkuhan, dan egoan. Sementara pesimisme membawa pelakunya minder, merasa rendah, dan tidak percaya diri. Di sini realisme diperlukan. Realitas Aceh hari ini terpuruk di segala bidang. Untuk menyelesaikan keterpurukan ini Aceh memerlukan pemimpin yang berpikir besar dan progresif dalam memahami realitas politik. Realitas politik yang berkembang hari ini "rakyatnya miskin sementara pemimpinnya kaya-kaya". Ini akibat elitnya bermental kerdil, daya nalar rendah, dan pikiran kecil. Bukti rendahnya kekuatan pikir pemimpin kita ditandai dengan upaya ia membicarakan perkara yang tidak lagi penting dibahas dalam forum-forum resmi. Forum resmi harus membicarakan perkara-perkara penting dan perkara besar. Lebih buruk lagi, membicarakan perkara receh dalam forum resmi salah pula dalam menganalisa masalahnya. Bagi pendengar satu frekuensi bakal tertawa lebar saat mendengar ucapan-ucapan receh, menandakan setuju. Sementara yang memiliki p...

Ihya ‘Ulumuddin: Adab Sebelum, Sedang, dan Sesudah Makan

Gambar
  Pembahasan ini berkaitan seputar apa yang harus diperhatikan oleh orang yang hendak makan; baik sebelum, sedang, dan setelah makan. Dinukilkan dari kitab ihya ‘Ulumuddin Imam al-Ghazali. Sesungguhnya, tujuan hidup yang utama dari hamba-hamba Allah yang shalih adalah bisa menjumpai dan melihat Rabb mereka di alam akhirat kelak. Dan, tidak tersedia jalan lain untuk dapat menjumpai Allah kecuali dengan ilmu dan amal yang shalih. Sedangkan ilmu dan amal yang shalih tidak mungkin diperoleh tanpa memiliki tubuh yang sehat, dan tubuh yang sehat tidak mungkin diperoleh tanpa menjaganya dengan memberikan asupan makanan serta minuman yang baik lagi halal. Dengan demikian, makan dan minum yang sesuai aturan syari'at mutlak diperlukan. Berkaitan dengan itu semua, sebagian ulama salaf mengatakan, "Sesungguhnya makan dan minum yang sesuai aturan syariat itu adalah bagian tak terpisahkan dari aturan agama (syariat). Sesungguhnya makan dan minum yang sesuai aturan syari'at itu ada...

Logika Meugom: Dibolehkan Konser dalam Konteks Politik

Gambar
  Meugom bangai. Konser dalam konteks pelaksanaan syariat Islam di Aceh dipahami maksiat, sementara konser dalam konteks politik seperti dibolehkan. Konser di Aceh dilarang. Pikiran formalitas syariat di Aceh menganggap konser adalah perbuatan yang dilarang dan mengandung unsur maksiat. Tetapi, dimusim kampanye konser seperti dibolehkan. Orang-orang sepertinya menyetujui konser musik dilakukan saat kampanye. Bahkan, adanya konser dipahami dapat menarik perhatian banyak orang untuk datang beramai-ramai di tempat kampanye politik. Pikiran publik terhadap konser seperti dua mata pisau; satu sisi dalam konteks pelaksanaan syariat Islam konser dilarang, tetapi pada sisi lain dalam konteks politik konser dibolehkan. Hampir di setiap kampanye politik konser musik dengan menghadirkan artis berlangsung pada kampanye akbar. Bahkan, daerah/kabupaten yang pernah mengeluarkan aturan haram terhadap musik pun konser di arena politik berlaku. Aceh dengan pelaksanaan syariat Islam lebih fokus m...

Tu Sop: Sebuah Pengantar Peradaban Politik

Gambar
Tu Sop ; m embangun peradaban umat menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Islam membangun p eradaban dari perbaikan di lingkup kecil hingga lingkup yang lebih besar . Diawali secara pribadi , keluarga, serta masyarakat.  Secara pribadi manusia wajib membentuk potensi diri sesuai dengan kerangka-kerangka syariat Islam, yang dibangun berdasarkan konsep iman. Kemudian melalui perangkat keluarga manusia mulai berekspansi membangun komunitas. Peran pribadi dan keluarga sangat penting dalam membangun peradaban di lingkup kecil, adapun di lingkup besar membangun peradaban keummatan. Peran pribadi dan keluarga menjadi ikatan pengikat dalam peradaban keummatan. Peradaban pribadi tidak dibangun atas dasar kekuatan dan kekuasaan, tetapi dibangun berdasarkan kesadaran. Berbeda dengan membangun peradaban keluarga diperlu kekuatan yang dibangun berdasarkan hubungan kedekatan dan emosional. Sementara membangun peradaban umat dibutuhkan kekuasaan. Secara alami sulit bagi manusia membangun relasi ...

Baik Sosial Belum Tentu Baik Secara Politik

Gambar
Ada pemimpin yang diciptakan dan ada pemimpin yang dibentuk/dikaderkan. Pemimpin yang diciptakan praktiknya sering menabrak norma, sebab tujuannya hanya satu; yakni ingin berkuasa. Pemimpin yang dikader bukan hanya berkeinginan memperoleh kekuasaan semata melainkan juga menerjemahkan kekuasaan tersebut dalam bentuk retribusi kekuasaan untuk membangun kesejahteraan umat manusia. Baik sosial bisa dibentuk sejak lahir, sementara baik secara politik dibentuk melalui kaderisasi kepemimpinan. Baik secara politik sangat ditentukan dari baik secara sosial. Di sini, kesalehan individu/spiritual sangat memengaruhi keshalehan sosial dan juga keshalehan politik. Dengan demikian, baik sosial perlu dilihat pada diri calon pemimpin sebagai langkah awal dalam menentukan calon pemimpin yang baik secara politik. Terkadang manusia bersandiwara dalam banyak hal. Disaat kepura-puraan dibungkus dengan satu tujuan inilah disebut dengan kemunafikan. Berjanji membangun jembatan di tempat yang tidak ada sun...

Logika Politik: Beri Kabar Gembira Bukan Kabar Sedih apalagi Duka

Gambar
Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Q. S. Al-An’am/006: 48. Logika politik pada prinsipnya adalah memberi kabar gembira. Prinsip utama kenabian adalah memberi kabar gembira bagi manusia. Dalam bahasa dalil disebut dengan basyiran wa nadhira . Artinya, berikan kabar gembira dan peringatan.  Memberi kabar gembira merupakan bentuk optimisme, sementara peringatan adalah upaya penyelamatan hak-hak rakyat. Kabar gembira dalam optimisme politik berupa harapan yang diberikan melalui konsep-konsep perencanaan positif yang disampaikan pada publik. Sedangkan peringatan berupa upaya pencegahan agar umat tidak terjerumus dalam kesalahan yang sama.  Pilkada bukan tempat di mana kandidat mengarang cerita tanpa kabar gembira bagi masyarakat, dan bukan juga tempat menyampaikan kebohongan tanpa pencegahan apa pun atas kekeliruan yang sedang terjadi. Pilkada adalah ajang memberi kabar gembira pada masyarakat. Maka, atas prinsip ...